Berita MotoGP 2016 Terbaru : Naik Ke Peringkat 2 Klasemen, Valentino Rossi Akui Crutchlow Lebih Berani
“Saya melakukan pemanasan sebelum bersiap di grid dan kondisi sangat berbeda dibandingkan pagi ini (kemarin), ketika masih lebih banyak air,” tutur Rossi.
“Kami berkata ‘apa yang kita lakukan – kita memilih ‘hard’ (tyre)?’ Kami juga berunding lama dengan Pascal dari Michelin dan juga di grid terlihat sedikit kebingungan karena semuanya melihat motor balap yang lain untuk mengetahui pilihan ban-nya.”
“Ini beresiko namun akhirnya kami mencoba, namun sayangnya kami tidak memilih ‘hard tyre’ untuk bagian depan karena tadi pagi saya tidak terlalu memiliki rasa dengan ‘soft’, jadi saya belum cukup berani seperti Cal,” ujar Rossi seperti dilansir tim HargaTop via Crash (21/8/2016).
Rossi tidak menyangkal bahwa pilihan ban yang berbeda dari pembalap pada umumnya membuat dirinya terlempar di urutan ke-12 di awal pertandingan. Namun di akhir pertandingan terbukti bahwa pilihannya tepat.
“Lap pertama itu seperti mimpi buruk, saya tertekan dan memutuskan ‘saya melakukan kesalahan lagi’. Semua orang melewati saya dari luar dan dari dalam, sangat sulit. Di titik itu saya mengerti bahwa mungkin hari ini akan cukup kering untuk mempengaruhi balapan dan di saat itu saya sadar mungkin pilihan saya lebih baik. Juga, Cal melewati saya dan saya melihatnya sangat cepat dan saya tahu dia menggunakan ‘hard’, jadi saya hanya mencoba balapan dengan baik dan tidak membuat kesalahan,” jelas Rossi.
“Di grid saya pikir kami memiliki kesempatan lebih besar, Saya pikir dengan ‘soft’ di bagian belakang, hari ini dengan motor balap kami setelah empat dan lima lap kami kehilangan banyak. Jadi saya katakan jika setelah empat atau lima lap masih belum cukup kering, apa yang harus kami lakukan? Jadi mungkin saya harus menderita sedikit di awal namun setelah mengerti bahwa saya memiliki banyak waktu untuk berjuang hingga bendera berkibar dan ini adalah keputusan,” kata The Doctor.
Keputusan Rossi ternyata berhasil membawanya naik ke podium. Pembalap asal Italia berusia 37 tahun ini mengakui hasil ini sangat penting baginya, apalagi setelah cukup lama belum berhasil meraih kemenangan lagi, yakni sejak di Barcelona.
“Saya mulai sedih. Setelah Barcelona saya menghadapi berbagai balapan dengan kompetitif, namun saya tidak beruntung dan melakukan terlalu banyak kesalahan. Kami kehilangan banyak poin dan saya kehilangan banyak kesempatan untuk menang dan naik podium. Jadi hasil ini sangat penting bagi saya dan seluruh tim.”
“Apalagi 20 poin ini penting untuk kejuaraan, khususnya dalam pertarungan saya dengan Lorenzo. Saya memperoleh banyak poin dan kini ada di urutan kedua,” pungkas Rossi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar